Harga minyak dan dolar AS turun seiring sinyal perdamaian dengan Iran. Pasar saham AS naik, namun ketidakpastian tetap ada terkait pembukaan Selat Hormuz.
AS mengakui pihaknya menyerang Iran hanya setelah mengetahui jika Israel akan menyerang dan khawatir Teheran akan membalas dengan menargetkan pasukan AS.
Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa serangan rudal mereka telah menargetkan kantor PM Israel Benjamin Netanyahu dan markas komandan angkatan udara Israel.