Dalam peringatan 55 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA), museum KAA bersama komunitas-komunitas di Bandung menyelenggarakan rangkaian kegiatan selama satu minggu, 18 - 24 April 2010.
Untuk pembangunan bandara internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka dibutuhkan biaya sebesar Rp 9 triliun. Namun untuk pembangunan tahap awal hanya diperlukan Rp 3 triliun.
Untuk meningkatkan perekonomian di jalur timur, koridor Bandung-Cirebon, sebelum pembangunan Tol Citas, Pemprov Jabar akan membangun proyek bandara Internasional di Kertajati Majalaya dan Tol Cisumdawu.
Pembangunan Tol Cileunyi-Tasikmalaya (Citas) tidak hanya bertujuan untuk menurunkan tingkat kemacetan. Namun diklaimĀ dapat membantu perkembangan pusat-pusat ekonomi baru di jalur timur Jawa Barat.
Untuk menekan tingkat kemacetan di lingkar Nagreg,Tol sepanjang 70 kilometer dari Cileunyi-Tasikmalaya (Citas) akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jabar.
Rencana Perdana Menteri China Wen Jiabao untuk bekerjasama dengan Pemprov Jabar disambut baik Gubernur Ahmad Heryawan. Pemprov pun menawarkan sejumlah proyek seperti pembangunan jalan tol.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan, Jabar membutuhkan dana sebesar Rp 3,35 triliun untuk pengelolaan DAS Citarum agar mengurangi bencana banjir di wilayah tersebut.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menerima DIPA Jabar Tahun 2010 Sebesar Rp 25,4 T Lebih. Jumlah tersebut naik Rp 1 T lebih dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 23,9 T.
Pemprov Jabar luncurkan layanan pesan singkat interaktif untuk masyarakat guna peningkatan kualitas dan validitas perencanaan pembangunan. Layanan ini diharapkan dapat mendorong peran aktif masyarakat dalamĀ pembangunan di Jabar