"Pada intinya saya tekankan bahwa kami memiliki political will yang sangat kuat untuk memelihara agar Asia Tenggara menjadi kawasan bebas nuklir," ujar Menlu.
Inilah harta karun Lombok, harta rampasan Belanda dari RI. Sebagian dijual buat biaya perang, sisanya dikunjungi 23.000 pengunjung museum pada 1897-1898.
"Tanpa dialog inklusif, maka tidak akan ada penyelesaian damai yang diterima semua pihak dan tidak akan ada perdamaian yang durable di Myanmar," kata Menlu.