Sidang keempat pelanggaran kode etik yang digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dimulai. Tim Prabowo-Hatta langsung meminta majelis untuk memindahkan posisi duduk saksi mereka.
Dalam sidang DKPP, jabatan Prabowo Subianto sebagai ketua umum HKTI menjadi salah satu perdebatan. Sutrisno Iwantono, Ketua Harian HKTI, angkat bicara.
Mantan Komisioner KPU periode 2002-2007, Chusnul Mariyah kembali menyindir kinerja KPU. Menurutnya, pembukaan kotak suara sebelum waktunya yang dilakukan KPU itu mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran.
Kubu Prabowo-Hatta menyebut bahwa masalah yang saat ini digugat ke DKPP adalah ketidakmampuan KPU dalam membuat peraturan. Hal itu disayangkan kubu pasangan nomor 1 ini karena peraturan adalah hal mendasar.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengaku semakin optimis dinyatakan menang di Mahkamah Konstitusi. Adik kandung Prabowo ini yakin bahwa ada kecurangan dalam Pilpres.
Tim Prabowo-Hatta menduga ada kemungkinan duplikasi form C1 plano. Duplikasi ini bisa terjadi karena bocornya spesifikasi pengamanan Form C itu dari KPU.
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mempertanyakan sikap awak penyelenggara Pemilu 2014 yang menunda pembukaan kotak suara gara-gara libur lebaran. Penyelenggara Pemilu yang izin libur lebaran itu adalah awak Panwaslu Jakarta Timur.
Sidang ketiga Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah selesai. Besok, sidang pelanggaran kode etik akan kembali dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.