Banjir di kawasan Pluit, Jakarta Utara karena jebolnya tanggul Kanal Banjir Barat di Jalan Latuharhary dan matinya pompa yang membuang air di Waduk Pluit. Banjir di Pluit itu tidak ada hubungannya dengan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) yang tidak banjir.
Menjelang siang hari cuaca panas terik di Pluit, Jakut, namun banjir justru bertambah dahsyat. Ketinggian air nyaris mencapai 2 meter. Bantuan perahu dan pompa penyedot air dikerahkan.
Tim relawan gabungan menggelar operasi evakuasi besar-besar terhadap seribuan orang warga Pluit yang masih terjebak banjir. Prioritas utama adalah warga yang berusia lanjut usia, anak-anak serta yang sedang menderita sakit.
Aturan motor masuk tol sudah 'dicabut'. Namun belasan pemotor protes dan memaksa melintas di Tol Wiyoto Wiyono. Pemotor dan petugas tol beradu mulut dan akhirnya diizinkan masuk tol lagi.
Hingga malam ini, banjir yang melanda kawasan Pluit, Jakarta Utara belum surut. Ketinggian air di kawasan ini mencapai lebih dari 1,5 meter. Bahkan cenderung meninggi.
Kawasan-kawasan elit di Jakarta seperti Kelapa Gading Jakarta Utara, Green Garden Jakarta Barat dan kawasan elit lainnya kemarin sempat terendam banjir Jakarta. Namun harga tanahnya tetap tinggi, kenapa?
"Mereka punya grup sendiri yang asalnya dari para pemelihara monyet yang melepasnya ke tempat itu sejak enam tahun lalu," kata petugas pengelola Taman Margasatwa Muara Angke, AKP Resijati Warsito.