Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo membantah bahwa dirinya membeli vila mewah di Sukabumi, Jawa Barat, dari duit hasil suap ekspor benih lobster atau benur.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta nelayan dan pelaku usaha perikanan mendukung penuh program pengelolaan perikanan berkelanjutan.
Dirjen Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto menyebut tugas tim due diligence ekspor benur bentukan Edhy Prabowo kadang tidak sesuai aturan. Ini alasannya:
Indonesia saat ini masih sangat bergantung dengan garam impor. Tahun 2021 sendiri sudah diputuskan untuk impor garam, namun jumlah pastinya masih dihitung.
KPK menyebut mantan Menteri KKP Edhy Prabowo memanfaatkan kunjungan online tahanan bukan untuk keluarga. Tudingan KPK itu lalu dibantah Edhy. Apa kata Edhy?