detikFinance CIMB Janji Patuhi SPP BI Khazanah dan CIMB yang masih satu grup mengaku akan mematuhi kebijakan SPP BI terkait dengan sahamnya di Bank Lippo dan Bank Niaga. Senin, 18 Jun 2007 16:40 WIB
detikFinance CIMB Siapkan Bank Niaga Jadi Bank Regional CIMB Group yang merupakan sister company PT Bank Niaga Tbk berencana menjadikan Bank Niaga sebagai Bank berskala regional. Senin, 18 Jun 2007 15:55 WIB
detikFinance Pengalihan Niaga Asset Management Ke CIMB Mundur Pengesahan pengalihan anak perusahaan PT Bank Niaga Tbk yaitu PT Niaga Asset Management ke CIMB-Principal Asset Management Berhad mundur. Selasa, 05 Jun 2007 11:48 WIB
detikFinance Bank Niaga Lepas Niaga Aset Manajemen Bank Niaga akan menjual seluruh kepemilikannya di PT Niaga Aset Manajemen kepada CIMB dan PT Commerce Kapital. Sabtu, 05 Mei 2007 10:27 WIB
detikFinance Pengalihan Saham Mayoritas Bank Niaga Tunggu Persetujuan BI Rencana pengalihan saham PT Bank Niaga Tbk (BNGA) oleh pemegang saham mayoritasnya masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia (BI). Kamis, 30 Nov 2006 12:01 WIB
detikFinance Bank Niaga Jual Seluruh Saham Bank Sumitomo Bank Niaga menjual seluruh sahamnya di PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia. Nilai transaksi penjualan mencapai Rp 10,2 miliar. Selasa, 29 Agu 2006 10:31 WIB
detikFinance Bank Niaga Favorit, IHSG Mendaki 17 Poin Pasar saham menikmati sentimen positif penurunan BI rate. Indeks kembali menjulang dengan saham Bank Niaga menjadi primadona. Rabu, 09 Agu 2006 16:22 WIB
detikFinance Saham Bank Niaga Berkibar Saham PT Bank Niaga Tbk sepanjang perdagangan hari ini terus meroket mencapai harga tertingginya sejak tahun 2002. Saham Bank Niaga kini Rp 720. Rabu, 09 Agu 2006 15:20 WIB
detikFinance Buy Back Rp 12 T? Pede Aja Lagi Meski APBN 2006 bakal defisit 0,7% PDB atau sekitar Rp 19 triliun, namun pemerintah tetap pede bisa buy back saham Indosat senilai Rp 12 T. Pede aja kali... Jumat, 06 Jan 2006 17:08 WIB
detikFinance Excelcomindo Tawarkan Obligasi US$ 200 Juta Pekan Depan Operator seluler PT Excelcomindo Pratama Tbk, akan mulai menawarkan obligasi senilai US$ 200-US$ 250 juta kepada investor internasional pekan depan. Jumat, 06 Jan 2006 11:05 WIB