Banjir menggenangi wilayah Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jaksel. Karena tak ada pompa air, petugas menangani banjir dengan memasukkan air ke drainase.
"Memang itu biar orang pada bangun. Yang aturan tadinya santai jadi buru-buru, 'Oh ya, banjir... banjir...'. Jadi bisa nyelamatin barang," kata Harmini.
"Kadang saya menggendong pakaian 2 minggu tak ada yang laku. Ada seragam yang masih bagus juga tidak laku. Jadinya saya potongi jadi lap, saya jual Rp 3 ribu."
"Saya tidak mau minta-minta, tidak bakat mengemis. Sak tekane wae (semampunya saja)," kata Mbah Salami saat ditemui di tempat jualannya di Jalan Veteran, Solo.