Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan usul untuk pembentukan tim gabungan pencari fakta terkait kerusuhan 22 Mei 2019 menunggu penjelasan dari Kapolri.
Wiranto mengatakan polisi masih terus memburu pelaku penembakan saat kerusuhan 21-22 Mei lalu. Ada kemungkinan pelaku bertindak sendiri atau tak bertuan.