Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat-Israel telah menewaskan bos intelijen korps tersebut pada hari Senin (6/4).
Hezbollah mengklaim serangan jarak jauh ke fasilitas komunikasi Israel, menargetkan infrastruktur penting. Ini menunjukkan eskalasi konflik di Timur Tengah.