Langkah untuk menggunakan vaksin lain bagi mereka yang berusia di bawah 30 tahun diambil setelah terkumpul bukti penggumpalan darah yang jarang terjadi.
Uji klinisnya memang kontroversial, label 'karya anak bangsa' juga dipertanyakan. Namun tampaknya vaksin nusantara memang jadi harapan para pengidap komorbid.
Sejumlah tokoh mendukung vaksin Nusantara yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan. Padahal, risiko vaksinasi Nusantara ini berbahaya.
Badan Obat Eropa (EMA) mengeluarkan pernyataan resmi terkait vaksin COVID-19 AstraZeneca. Tenaga kesehatan diimbau waspada kasus langka pembekuan darah.
Sejumlah anggota Komisi IX DPR RI akan disuntik vaksin Nusantara, Rabu (14/4/2021). Kelanjutan uji klinis vaksin besutan dr Terawan ini belum dapat restu BPOM.