Muda dan pintar tampaknya tak cukup menggambarkan sosok Faye Simanjuntak, gadis 15 tahun yang menjadi finalis Children Peace Prize di Den Haag, Belanda.
Alip sebut saja namanya, tidak bisa melanjutkan sekolah. Alif, satu di antara 85 anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LKPA) Klas 1 Blitar drop out saat jadi napi
Pendidikan mode Italia unggul dengan kurikulum yang menekankan pada keterampilan di banding sekolah mode dari kota mode lainnya seperti Paris dan London.