Puan mempromosikan jamu yang dikemas menggunakan teknologi iradiasi nuklir. Dia mengatakan, lewat iradiasi, jamu Indonesia bisa bersaing di pasar global.
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) ikut memantau dampak dari gempa dan tsunami di Sulteng untuk memastikan ada tidaknya paparan radiasi berbahaya di lokasi.
Pihak berwenang mengatakan zat radioaktif di dalam perangkat radiografi itu dapat menyebarkan kontaminasi berbahaya jika dibongkar dengan tidak semestinya.