Kartu Debet/ATM sudah tak asing lagi bagi para nasabah perbankan. Demikian pula dengan uang elektronik. Namun masih banyak kasus fraud alias pembobolan dari kedua kartu tersebut.
Selama Oktober 2011 ini terjadi 1.954 kasus fraud transaksi menggunakan kartu dengan nilai kerugiann hingga Rp 3,08 miliar. Per Januari-Oktober 2011 telah terjadi 15.997 kasus.
Hati-hatilah saat Anda membayar menggunakan kartu ATM. Kadangkala ada kasir nakal yang bisa menduplikat kartu ATM Anda. Dan dengan kartu ATM duplikat itu, pelaku bisa menarik semua uang Anda.
BI mencatat jumlah pembobolan (fraud) dari Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) selama semester I-2011 mencapai Rp 31,37 miliar, jumlahnya 9.419 kasus.
Kasus fraud atau pembobolan pada Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) masih cukup besar. BI mencatat sejak Januari hingga April 2011 fraud APMK mencapai sekitar Rp 12 miliar.
BI kembali mencuatkan wacana pemakaian Personal Indentification Number (PIN) untuk transaksi yang menggunakan kartu kredit, menyusul maraknya lagi kasus pembobolan.
Andri Setiawan, tersangka yang disebut polisi sebagai salah satu pegawai Bank Danamon ternyata memiliki peran cukup sentral. Dalam kasus pembobolan rekening ATM, Andri bertugas untuk menampung uang hasil curian.