Bicara film horor di Indonesia, seperti sudah ada pola tersendiri. Namun, pola tersebut dirasa kurang mumpuni dan usang oleh sutradara Awi Suryadi dalam film terbarunya, 'Badoet'.
Setelah tiga anak kecil tetangga ditemukan mati secara tragis, sekelompok anak muda penghuni sebuah rusun berusaha menyelidiki. Sejak itu, teror menghujam bertubi-tubi dalam wujud sosok badut misterius.
Kehadiran film horor di Indonesia sempat dicap tercemar. Namun kultur cepat berubah, setidaknya 1-2 tahun terakhir, film horor murni mulai menjamur. Seperti film horor paling baru yang siap mencekam, 'Badoet'.
Judul di atas merupakan jargon dari film horor terbaru dari sutradara Awi Suryadi. Film ini berkisah tentang pembunuh berantai yang berada dalam kostum badut.
Alkisah, pada zaman dahulu kala di daratan China manusia dan monster hidup berdampingan. Namun kemudian terjadi perang yang mengakibatkan kaum monster terusir dari peradaban manusia, dan memaksa mereka untuk menetap di pegunungan.