Antara kabar gembira untuk pecinta kendaraan listrik dan mungkin jadi kabar buruk untuk pecinta kendaraan dengan mesin konvensional. Karena ilmuwan Universitas Cambridge berhasil menemukan teknologi baterai lithium ion yang membuat daya jelajah kendaraan menjadi lebih jauh.
Melihat kondisi dunia yang sudah penuh dengan polusi udara, mobil ramah lingkungan bakal makin diminati oleh konsumen. Utamanya mobil dengan menggunakan bahan bakar seperti hidrogen maupun bertenaga listrik.
Presiden Organisasi Internasional Pabrikan Otomotif (OICA), Kim Yong Geun mengaku yakin penjualan mobil bertenaga non bahan bakar yakni listrik bakal terus melaju. Bahkan lima tahun lagi atau pada 2020, penjualannya bakal mencapai 10 juta unit di dunia.
Singapura berkomitmen untuk menggerus polusi udara dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Untuk mewujudkannya pemerintah negeri ini menghadirkan EVA, sebuah mobil taksi bersumber tenaga dari motor listrik hasil kreasi pakar dari Technological University Singapura dan Technische Universitat Munchen, Jerman.
Pada November 2014 lalu, Toyota Motor Corporation sudah mulai memiliki mobil masa depan. Ya, adalah mobil sel bahan bakar, Toyota Mirai yang menjadi andalan terbaru Toyota untuk mobil masa depan. Mirai sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti masa depan.
Mobil bertenaga matahari, Suryawangsa2 yang dibuat oleh siswa SMK Muhamaddiyah 7 Gondanglegi, Malang digarap untuk memberikan solusi kelangkaan energi dan kerusakan lingkungan akibat gas buang alat transportasi.
Punya kendaraan keluaran tahun 2009 – 2014 tapi masih menggunakan bahan bakar beroktan di bawah 91? Hati-hati, ada resiko 'ngelitik' / knocking yang mengintai mesin kendaraan kesayangan Anda. Pada kasus yang ekstrim bahkan piston bisa sampai rusak dan berlubang. Sebenarnya seberapa besar pengaruh tingkat oktan terhadap ketahanan mesin kendaraan?