Pascareformasi, masyarakat menuntut sistem peradilan bersih. Terjadi perdebatan sengit, apakah aparat penegak hukum diisi orang karier atau dari masyarakat.
Iwan Fals mengaku mengagumi karya-karya Pramoedya Ananta Toer. Namun sayang, pada era Orde Baru, penulis legendaris Indonesia itu tak disukai oleh pemerintah.
"Jika saya dianggap berhasil memimpin pembangunan, sesungguhnya rakyatlah yang berhasil memilih pemimpin yang dapat melaksanakan tekad rakyat untuk membangun."