PAN menyorongkan nama Ketum-nya Hatta Rajasa sebagai cawapres untuk capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. Demikian juga Golkar mengusulkan nama Ketum Aburizal Bakrie. Namun, Gerindra tak mau buru-buru memastikan siapa yang jadi cawapres Prabowo.
Partai Gerindra yakin dukungan yang diberikan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) kepada Prabowo Subianto akan solid. Partai berlambang kepala garuda ini tak khawatir pengalaman dengan PPP terulang kembali.
Nama Ketua Umum Hatta Rajasa muncul sebagai kandidat cawapres potensial untuk capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun mitra koalisi Gerindra, yakni PKS, ingin penentuan cawapres ditentukan lewat komunikasi bersama dengan seluruh anggota koalisi Gerindra.
Di tengah bergejolaknya internal PAN antara mendukung Prabowo atau Jokowi, Partai Gerindra tetap yakin bahwa koalisi dengan PAN tinggal menunggu pengesahan. Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto pun rencananya akan menghadiri Rakernas PAN.
PAN mengamini pernyataan Presiden SBY tentang bahaya janji capres yang ingin menasionalisasi aset dan kembali ke UUD 1945. Apakah ini berarti PAN akan menjauh dari Prabowo?
Waketum Gerindra Fadli Zon kembali melempar serangan ke rival Prabowo Subianto. Fadli mengajak masyarakat tidak memilih capres munafik. Serangan ke Jokowi lagi?
Ketua DKPP Jimly Ashiddiqie meyakini KPU dapat menyelesaikan tugas merekapitulasi suara 33 provinsi dan menetapkannya tepat waktu. Bagaimanapun yang dihasilkan KPU, harus ditetapkan hari ini.