Saat acara penyerahan tropi Piala Dunia kepada tim Italia, rambut Mauro Camoranesi tak lagi seperti Indian. Kok bisa? Lalu, apa ceritanya tentang Diego Maradona?
Kalau Holywood yang menulis skrip karir Zinedine Zidane, maka Prancis akan juara, Zidane mencetak gol kemenangan, dan scene ditutup dengan ia membawa Piala Dunia berjalan menuju Champ Elysees saat sore temaram.
Laga Jerman kontra Argentina kemarin seharusnya dihadiri oleh Diego Maradona. Namun legenda hidup tim Tango ini tidak bisa menonton karena dilarang masuk ke stadion. Kok?
Duel dua tim papan atas seharusnya menghadirkan pertandingan yang seru. Jerman vs Argentina di perempatfinal besok juga diharapkan demikian, jangan seperti 16 tahun lalu.
Dua dari empat pertemuan Jerman dan Argentina di ajang Piala Dunia terjadi di final 1986 dan 1990. Kali ini mereka sudah harus saling tikam di perempatfinal.
Setelah melewati hadangan Swedia 2-0, Jerman akan bertemu dengan salah satu favorit juara Argentina. Namun tim tuan rumah tidak gentar melihat status rivalnya.
Sebagian fans Argentina berharap tim kesayangannya bertemu Brasil di final. Tapi sebelumnya adalah tugas Jose Pekerman untuk menyiapkan skuadnya menghadapi Jerman.