Selain 'Babad Diponegoro', dokumen sejarah kuno yang masuk Memory of The World 2013 adalah 'Negarakertagama' yang ditulis Mpu Prapanca. Mpu Prapanca mengamati dan kemudian menuliskan blusukan Raja Hayam Wuruk pada awal abad ke-14.
Konon sejak zaman kolonial Belanda, nama Habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al-Aydrus sudah termasyur di Batavia. Menurut pengurus Masjid Luar Batang, Husein bin Hasan, warga sekitar Kampung Luar Batang percaya Habib Husein adalah ulama yang memiliki karomah (keramat) berupa kekuatan lebih untuk menyembuhkan orang.
Pemprov DKI Jakarta meyakini bila makam di Jatinegara Kaum adalah milik Pangeran Achmad Djaketra alias Pangeran Jayakarta. Makam ini sudah menjadi Cagar Budaya sejak 1999. Di kalangan sejarawan makam ini masih menjadi perdebatan.
Padrao alias batu prasasti yang tersimpan di Museum Nasional Indonesia itu menjadi bukti kedatangan penjelajah Portugis di Batavia, bertahun-tahun sebelum Belanda. Prasasti yang bertanggal 21 Agustus 1522 itu ditemukan di persimpangan Jl. Kali Besar Timur I dan Jl. Cengkeh, kawasan kota tua, Jakarta Barat.
Jalan MH Thamrin membentang antara Bundaran HI hingga ke patung MH Thamrin di dekat Monas, Jakarta Pusat. Pada masanya kiprah MH Thamrin, yang diabadikan sebagai nama jalan itu, adalah politisi yang memperjuangkan nasib warga Betawi.
Sehari setelah pengumuman kenaikan harga BBM saya berkunjung ke Universitas Riau. Itu untuk memenuhi undangan Ketua BEM Unri, Zulfa Henri, yang gigihnya luar biasa
Penanganan pemerintah terhadap kebijakan BBM bersubsidi selama ini tidak menunjukkan perubahan yang siginifikan. Penanganan selalu bersifat myopic atau jangka pendek.