Berdasar dokumen Wikileaks yang dikutip harian The Age, Australia, Presiden SBY telah menyalahgunaan kekuasaan. Wapres Boediono yang kebetulan berada di Australia mengaku tidak percaya dengan kabar tersebut.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin mendapatkan 'cobaan'. Di tengah hubungan baik antara pemerintah Indonesia dan Australia sedang dirajut, ada sedikit 'kerikil' yang cukup membuat citra Presiden SBY tercoreng.
Presiden SBY sangat prihatin dengan musibah gempa dan tsunami yang melanda Jepang. SBY berharap tidak ada korban dari WNI dan pemerintah Jepang dapat segera mengatasinya.
Meski kondisi agak kurang fit, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap beraktivitas. SBY memanggil Menlu Marty Natalegawa dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutanto.
Pihak Istana belum menentukan apakah akan memilih opsi hak jawab atau opsi lainnya dalam menanggapi pemberitaan The Age. Yang jelas, Istana akan memberikan respon atas pemberitaan ini.
Presiden SBY kaget dan sangat takut setelah membaca headline "Yudhoyono Abused Power" yang ditampilkan media Australia, The Age. SBY menyesalkan tidak validnya berita tersebut.
Istana mempertanyakan kredibilitas The Age dan Sydney Morning Herald yang memuat artikel tentangĀ penyalahgunaan kekuasaan oleh Presiden SBY. Media Australia satu kelompok itu tidak pernah melakukan cross check dan memverifikasi sumber berita itu.
Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha menganggap artikel koran The Age berjudul "Yudhoyono Abused Power" yang menyatakan Presiden SBYtelah menyalahgunakan kekuasaan adalah fitnah. Artikel ini juga mencemarkan nama baik SBY.
Tinggal PKS saja, anggota partai koalisi yang belum dipanggil oleh Presiden SBY ke Istana. Namun dipastikan, hari ini belum ada pemanggilan terhadap partai dakwah tersebut.