Salah satu komponen Ijtimak Ulama, yakni Persaudaraan Alumni 212, berbicara soal pertimbangan ulama tak merekomendasikan Yusril Ihza Mahendra sebagai capres.
"Kami belum menentukan sikap apa-apa. Seperti saya katakan kemarin, koalisi itu harus jelas negosiasinya, harus jelas deal dan kesepakatannya," kata Yusril.
Ali Mochtar Ngabalin bercerita soal dirinya yang pindah menjadi pendukung Jokowi. Padahal pada Pilpres 2014, Ngabalin mendukung lawan Jokowi, Prabowo Subianto.
Nusron Wahid menyinggung alumni UGM yang suka pidato dalam deklarasi dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digelar Komunitas 'Blusukan Jkw'.