detikNews Alat Berat TNI AD Tiba di Aceh Peralatan berat TNI AD tiba Aceh Selatan. Peralatan ini digunakan untuk perbaikan jalan di Meulaboh. Sabtu, 08 Jan 2005 20:14 WIB
detikNews KSAD: Tiga Jembatan di Jalur Medan-Meulaboh akan Diperkuat Tiga jembatan di jalur Medan-Meulaboh yang rusak akibat tsunami sudah diperbaki dan bisa dilewati kendaraan. Tapi sifatnya darurat dan akan diperkuat. Kamis, 06 Jan 2005 18:41 WIB
detikNews Tiga Jembatan Diperbaiki, Jalur Medan-Meulaboh Kembali Normal Jalan yang menghubungkan Medan-Meulaboh kini sudah normal setelah tiga jembatan yang rusak akibat bencana tsunami sudah diperbaiki. Kamis, 06 Jan 2005 18:30 WIB
detikNews TNI AD Upayakan Pembukaan Jalur Medan-Meulaboh-Banda Aceh TNI AD sedang mengupayakan untuk membuka kembali jalur Medan-Meulaboh-Banda Aceh yang terputus pasca terjadinya bencana gempa dan tsunami. Rabu, 05 Jan 2005 15:07 WIB
detikNews Pasar Banda Aceh Ramai Pembeli, Warga Bersih-bersih Rumah Situasi di Banda Aceh mulai normal. Lalu lalang kendaraan mulai banyak, pasar ramai, dan warga melakukan kegiatan membersihkan rumah. Rabu, 05 Jan 2005 14:46 WIB
detikNews Mensos Tinggal di Meulaboh Jika Menko Kesra Alwi Shihab mendapat perintah tinggal di Banda Aceh, maka Mensos Bachtiar Chamsyah mendapat tugas menetap di Meulaboh. Jumat, 31 Des 2004 16:46 WIB
detikNews Pagi Ini KSAD Kunjungi Aceh Pagi Ini KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu akan mengunjungi korban gempa dan gelombang tsunami di Aceh. KSAD akan mendarat di Lhokseumawe, Aceh. Senin, 27 Des 2004 07:51 WIB
detikNews Panglima TNI Perintahkan Koops TNI Bantu Korban Gempa Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto memerintahkan kepada seluruh jajaran Koops TNI di Aceh untuk membantu korban gempa. Minggu, 26 Des 2004 23:08 WIB
detikNews KSAD: Bangsa Indonesia Harus Waspadai Perang Modern KSAD TNI Jenderal Ryamizard Ryacudu mengingatkan bangsa Indonesia harus mewaspadai perang modern yang dilakukan negara adidaya. Selasa, 21 Des 2004 02:27 WIB
detikNews KSAD Siap Serahkan Bisnis Militer Kepada Pemerintah KSAD) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu menegaskan, TNI AD siap melepaskan dan menyerahkan yayasan yang mengelola bisnis militer ke pemerintah. Sabtu, 18 Des 2004 19:28 WIB