Keelokan cagar alam Lembah Anai ternyata juga hadir dalam sajian khas rumah makan ini. Gulai kepala ikan, gulai ayam, ikan bilih Singkarak hingga dendeng batokoknya benar-benar bikin keringat bercucuran huah.. huah..sedap nian! Tambo cie Uda!
Kacang ini bentuknya mungil. Rasanya gurih padat dan sedikit kenyal. Sering diolah jadi camilan dan campuran aneka sayur tradisional. Karena mudah ditanam, kacang ini bisa jadi sumber protein nabati yang enak dan murah.
Sebagai salah satu makanan khas Solo, nasi liwet memang tak sulit dijumpai di kota tersebut. Mulai dari mbok-mbok keliling sampai yang mangkal di ujung gang. Ini dia penjual nasi liwet yang top di Solo.
Sang pemilik berhasil "menyeret" berbagai tamu VVIPs ke rumah makannya yang hangat ini. Sedangkan urap dan mangut iwak pe selalu incaran mereka yang rindu masakan Jawa.
Bunga yang satu ini sering disepelekan bahkan dibuang karena dianggap mengganggu pertumbuhan buah pisang. Padahal meskipun remeh, jantung pisang ini punya sejumlah nutrisi yang bagus untuk meredam sejumlah penyakit.
Makanan yang disajikan di kedai ini mendapat pengaruh Minang dan kuliner Tapsel. Sajiannya sedap, tak heran kalau sejumlah pejabat "tergigit" legitnya masakan Nasrul Sibolga ini.
Mau menikmati makan lesehan a la Malioboro di Jakarta? Kalau begitu mungkin Anda bisa mencobanya di tempat yang satu ini. Sebagian orang menjulukinya Malioblok-M. Cobain, yuk!
Warga Indonesia di luar negeri juga merasakan kemeriahan Hari Raya Idul Adha 1432 H. Warga Indonesia di Maroko misalnya, menerima pembagian daging domba setelah salat Idul Adha pada Senin (7/11).
Perayaan Hari Raya Idul Adha di Dubai memiliki dimensi sosial kemasyarakatan. Warga bisa merasakan perhatian nyata, sehingga hubungan umat dan umaro menjadi kuat.