Menteri AHY bertemu Dubes Rusia, Sergei Tolchenov, membahas pembangunan infrastruktur energi bersih, termasuk nuklir, dan peran konsultan dalam proyek tersebut.
PT TBS Energi Utama Tbk mencatat pendapatan konsolidasian sebesar US$ 288,2 juta setara Rp 4,79 triliun (kurs Rp 16.622) selama sembilan bulan pada 2025.
Pemerintah Indonesia akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Sumatera dan Kalimantan dengan kapasitas 500 MW, beroperasi 2032-2033.
Pertamina Patra Niaga dukung ketahanan energi dan pangan melalui inovasi bahan bakar hijau dan program CSR, memperkuat ekonomi lokal dan kemandirian masyarakat.