Sebuah laporan global yang diterbitkan oleh Deloitte pada tahun 2021 menemukan bahwa perempuan hanya terdiri dari 21% anggota dewan di perusahaan keuangan
Anang Hermansyah memiliki beberapa usaha berbasis blockchain seperti NFT maupun token Asix. Ia menyebut punya alasan tersendiri terjun ke dunia blockchain.