Pemerintah Amerika Serikat telah mengadakan pembicaraan dengan negara-negara Teluk mengenai kemungkinan mereka dapat mengelola Gaza setelah perang berakhir.
Militer Israel mengklaim lebih dari 250.000 orang telah meninggalkan Gaza selama serangan intensif. Mereka disebut meninggalkan Gaza untuk mencari perlindungan.
Israel bersiap memindahkan paksa warga dari Gaza utara ke selatan. Israel berdalih hal itu demi keamanan warga karena mereka hendak memulai serangan baru.
Kesepakatan mengkhiri perang di Gaza telah tercapai dalam negosiasi tidak langsung dengan Israel di Mesir. Hamas bersedia melakukan pertukaran tahanan.
Erdogan menyatakan Turki akan ikut dalam satuan tugas mengawasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Turki akan mendukung bantuan kemanusiaan ke Gaza.