Agar genangan air di Istana Kepresidenan tak berubah jadi banjir, akhirnya semua pintu saluran air dibuka. Istana bebas genangan, kawasan Setneg malah jadi korban.
Kasus mark up hotel di Cebu bagi rombongan Presiden SBY yang diduga dilakukan staf Setneg terus menggelinding. Mensesneg Yusril belum menemukan stafnya yang dituduh .
Presiden SBY telah menyeriusi isu mark up biaya hotel rombongan presiden di Cebu, Filipina. Bahkan, Istana telah mengundang Timtas Tipikor untuk menyelidiki kasus ini.
Presiden SBY tampaknya harus menyeriusi praktek mark-up biaya akomodasi rombongan presiden saat melawat ke luar negeri oleh oknum Setneg. Sebab, praktek semacam itu sudah sering terjadi. Tidak hanya di Cebu!