Di tengah gencatan senjata, pasukan pro Muammar Khadafi bergerak untuk menggempur Kota Benghazi. Kelompok oposisi pun menanyakan mengapa negara Barat membiarkan hal itu.
Pemerintah Italia kini ikut mendukung rencana untuk aksi militer terhadap Libya. Padahal sebelumnya Italia menolak aksi militer atas negara pimpinan Muammar Khadafi itu.
Inggris termasuk negara yang gigih memperjuangkan resolusi PBB terhadap Libya. Menurut PM David Cameron, Inggris tak bisa membiarkan Muammar Khadafi membunuh rakyatnya tanpa pandang bulu.
Pemimpin Libya Muammar Khadafi diserukan untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil. Presiden Barack Obama pun mengingatkan adanya aksi militer jika Khadafi tidak mematuhi resolusi PBB itu.
Duta Besar AS, Susan Rice, menyatakan pemimpin otoriter Libya Moamar Khadafi telah melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta Libya melakukan gencatan senjata secepatnya.