Pertemuan G20 kedua masih belum juga ada tanda tanda kapan resesi ekonomi global akan berakhir. Dalam pertemuan ketiga di Pittsburgh, AS, 24-25 September 2009 kali ini, situasinya jauh berbeda.
Bursa US melemah di tengah kekhawatiran bahwa usaha The Fed untuk mengakhiri resesi sudah hampir mencapai akhir. Bursa Jepang menguat seiring analis meningkatkan peringkat saham Toshiba Corp. dan Fast Retailing Co.
Peringkat Indonesia sebagai pasar potensial untuk perusahaan Inggris di 2009 tergeser oleh Malaysia, Malaysia menduduki peringkat 5 sementara Indonesia peringkat 6.
Nilai tukar rupiah makin berjaya dan menembus level tertingginya sejak Oktober 2008. Kenaikan peringkat Indonesia oleh Moody's membuat mata uang ini bergerak menguat cepat.
Nilai tukar rupiah langsung menguat cepat setelah lembaga pemeringkat internasional, Moody's Investors Service menaikkan peringkat utang sovereign Indonesia.
Lembaga pemeringkat internasional, Moody's Investors Service menaikkan peringkat utang Indonesia. Ganjaran itu diberikan setelah Moody's menilai perekonomian RI cukup tangguh dalam menghadapi krisis.
Wall Street menguat ke titik tertinggi dalam 2009 dan diikuti oleh bursa-bursa regional. Harga minyak juga tercatat naik ke US$ 70 per barel. Berikut market flash eTrading Securities.
Seperti diprediksi detikfinance, Belanda akhirnya memangkas dana Bantuan Kerjasama Pembangunan. Besar dana dipangkas EUR600 juta atau sekitar Rp8,5 triliun. Indonesia juga kena.
PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) menderita rugi bersih sebesar Rp 6,5 miliar selama semester I-2009. Namun untuk rugi bersih sepanjang 2009 diperkirakan hanya sebesar Rp 2,3 miliar.