Militer Mesir kembali melakukan operasi pembubaran secara brutal terhadap massa pro Morsi di Kairo. Dunia internasional mengutuk tindakan kekerasan militer Mesir yang telah menewaskan ratusan orang tersebut.
Sebelum diubah fungsi menjadi museum oleh penguasa Turki modern, Mustafa Kemal Attaturk, Hagia Sophia selama berabad-abad menjadi saksi bisu kejayaan dua peradaban dunia, yakni Romawi dan Islam.
Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada mantan panglima militer karena perannya dalam komplotan yang diduga ingin menjatuhkan pemerintah.
Yusuf Islam bertemu dengan Perdana Menteri Turki Erdogan pada hari Jumat (2/8) kemarin. Yusuf hendak meminta dukungan ekonomi bagi pembangunan masjid di Universitas Cambridge, Inggris.
Pemerintah interim Mesir mengingatkan Perdana Menteri (PM) Turki Recep Tayyip Erdogan dan pejabat-pejabat pemerintahannya untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Mesir.
Korban jiwa akibat pergolakan di Turki bertambah. Seorang mahasiswa berumur 19 tahun yang terluka saat aksi demo antipemerintah melanda Turki bulan lalu, kini telah meninggal.
Aksi demonstrasi antipemerintah terus terjadi di Turki. Aparat kepolisian pun kembali menggunakan gas air mata, meriam air dan peluru karet untuk membubarkan massa demonstran.
"Taman bukanlah tempat untuk protes. Mereka harus berfungsi sebagai tempat tenang dan ketenangan bagi semua orang." ujar Gubernur Istanbul, Huseyin Avni Mutlu, seperti dilansir AFP, Sabtu (6/7/2013).