Alam Jabarut dapat dikatakan puncak dari alam gaib mutlak. Alam Malakut dan Alam Jabarut sama-sama sebagai alam gaib mutlak, namun yang terakhir lebih sakral.
Manusia sebagai hewan berfikir sudah lama menjadi perdebatan konseptual para filosof, teolog, dan sufi. Inti perdebatannya ialah keberadaan roh pada manusia.
Manusia sebagai spesies makhluk paling mulia (ahsan taqwim), karena selain memiliki berbagai daya yang tidak dimiliki makhluk dalam kategori alam syahadah
Hewan sebagai salah satu contoh alam syahadah gair muthlaq bukan hanya karena memiliki unsur-unsur biologis dengan keunggulan-keunggulan yang dimilikinya.