Kolektif seniman asal Majalengka, Jatiwangi Art Factory, meluncurkan hutan kolektif pertama di dunia yang bernama, Perhutana (Perusahaan Hutan Tanaraya).
Berbagai upaya menjaga kelestarian sumber mata air di Bali, yang salah satunya adalah menjaga lingkungan hidupnya, termasuk menjaga keberadaan pohon-pohon