Imperium bisnis militer Myanmar diyakini menggurita, mulai dari tambang hingga pariwisata. Menyusul kudeta pekan lalu, AS telah menjatuhkan sanksi ekonomi.
Para pengunjuk rasa kembali turun di Myanmar pada Senin (1/3) setelah belasan orang tewas akibat tindakan mematikan oleh pasukan keamanan sehari sebelumnya.