detikFinance Tsunami Turunkan 0.3% PDB 2005 Thailand Bank sentral Thailand menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2005 sebanyak 0,3% Minggu, 30 Jan 2005 00:46 WIB
detikFinance Suba Indah Batalkan Pabrik Baru PT Suba Indah Tbk membatalkan rencana pembangunan pabrik soybean crushing, setelah gagal menjual obligasi wajib konversi senilai Rp 918 miliar. Jumat, 28 Jan 2005 14:19 WIB
detikFinance Agar RI Keluar dari Daftar Hitam, Menteri Harus Lobi FATF Lobi menteri ke FATF diperlukan agar peluang RI keluar dari daftar negara yang tidak kooperatif atas money laundering lebih besar. Jumat, 28 Jan 2005 10:29 WIB
detikNews 4 Kasus Prioritas Belum Tuntas Polri berjanji memprioritaskan penyelesaian empat kasus korupsi dalam kurun waktu 100 hari. Hingga kini ternyata penyidikannya belum tuntas. Jumat, 28 Jan 2005 08:17 WIB
detikFinance BEI Terbitkan Obligasi Rp 500 M Bank Ekspor Indonesia akan menerbitkan obligasi Rp 500 miliar, dimana dananya akan digunakan untuk refinancing dan modal kerja. Selasa, 25 Jan 2005 13:17 WIB
detikFinance Rata-rata Recovery Rates Bank Rekap Hanya 31% Kebijakan pemerintah menjual sahamnya di bank-bank rekap secara obral berdampak buruk. Recovery rates bank-bank itu sepanjang 2000-2004 hanya 31 persen. Minggu, 23 Jan 2005 21:09 WIB
detikNews Pelaku Ancaman Bom Kedubes Inggris Masih Stress dan Shock Zulfa, pelaku pengirim ancaman bom terhadap Kedubes Inggris dan Thailand saat ini masih stress dan shock. Kini dia masih dirawat di RSAL Mintoharjo. Sabtu, 15 Jan 2005 12:06 WIB
detikNews 20-an Polisi Jaga Kedubes Inggris Sekitar 20 polisi berjaga di sekitar Kedubes dan Konjen Inggris di Jl Imam Bonjol, Jakpus, menyusul ancaman bom yang terjadi Kamis kemarin. Jumat, 14 Jan 2005 10:43 WIB
detikFinance Laporan ADB: 2 Juta Orang Miskin Akibat Tsunami di Asia ADB memperkirakan akibat tsunami akan menambah 2 juta orang hidup dalam kemiskinan. Perhitungan itu didasarkan laporan ADB terhadap dampak tsunami. Kamis, 13 Jan 2005 12:03 WIB
detikFinance Mantan Bos IMF Jadi Gubernur Bank Sentral Israel Mantan bos IMF Stanley Fischer akan menjadi Gubernur Bank Sentral Israel. Fischer merupakan pemberi resep ketika RI sakit akibat krisis tahun 1997. Senin, 10 Jan 2005 10:36 WIB