Ali Imron menjelaskan dulu dia meledakan bom untuk peringatan, tapi kini teror untuk membuat takut. Diapun menolak aksi teror yang melibatkan perempuan-anak.
Seorang wanita di Sumut, F, ditangkap polisi karena diduga menjadi muncikari. Dia ditangkap karena diduga menjual seorang remaja 17 tahun ke pria hidung belang.