detikNews
Warga Tolak Tambang Batu Bara Senilai Rp 160 Triliun di Tanah Adat Aborigin
Warga aborigin dari daerah Wangan dan Jagalingou (W&J) di central Queensland, Australia, menolak kehadiran salah satu proyek tambang batu bara terbesar di dunia senilai 16 miliar dolar (sekitar Rp 160 triliun). Kawasan Galilee Basin itu kini digugat oleh warga.
Kamis, 26 Mar 2015 14:20 WIB







































