Presiden Putin yakin Rusia akan mencapai tujuan di Ukraina, meski ada dorongan untuk diplomasi. Perbedaan pendapat dengan Ukraina mengenai wilayah tetap ada.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan bahwa Eropa tidak bisa sepenuhnya mendukung rencana AS terkait Ukraina. Menurutnya, jangka waktunya tidak realistis.
Pegiat HAM menyebut dugaan pemindahan dua anak Ukraina ke kamp Korea Utara sebagai bentuk "kejahatan perang." Mereka menuding Moskow memanfaatkan anak-anak.
Ukraina tengah menindaklanjuti proposal perdamaian yang diajukan AS. Sementara itu, Uni Eropa menyebut mereka memiliki rencana lain untuk mengakhiri perang.