Presiden Prabowo menyatakan Jabodetabek sebagai metropolitan terbesar dengan 42 juta jiwa. Ia menekankan pentingnya kerja sama antarpemimpin untuk pembangunan.
Presiden Prabowo Subianto umumkan struktur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta, mencakup berbagai lembaga dan lokasi pengembangan di Bali.
Presiden Prabowo Subianto meminta semua pihak memberikan perhatian lebih pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dekat Ibu Kota Nusantara (IKN).
Prabowo akan menyiapkan tambahan anggaran secara signifikan untuk mitigasi bencana. Hal ini dinilai penting mengingat RI berada di kawasan ring of fire.
Prabowo Subianto mengungkapkan praktik suap yang merusak birokrasi Indonesia, bahkan dirinya pun pernah ditawari suap. Ia menegaskan komitmen melawan korupsi.