AAP (17), pelajar SMK kelas XI jurusan IT, 'mengerjai' call center layanan pencegahan bunuh diri di Amerika Serikat dengan mengatakan akan mengakhiri hidupnya.
Layanan pencegahan bunuh diri di AS menerima telepon dari seorang remaja mengaku akan mengakhiri hidup. Saat ditelusuri, telepon itu berasal dari Indonesia.
Sepuluh tahun dari sekarang, susuk peningkat ingatan akan tersedia untuk umum, tetapi salah satu risikonya adalah benda ini dapat dengan mudah disalahgunakan.