Di dalam APBD DKI Jakarta 2013 telah mengalokasikan anggaran bagi DPRD DKI Jakarta menjenguk lima kota 'kembaran' Jakarta di luar negeri. Yaitu Houston, Los Angeles, New York, Beijing dan Seoul.
Agenda ke luar negeri DPRD DKI memang diagendakan setiap tahunnya. Wakil Ketua DPRD DKI, Tri Wisaksana (Sani) mengatakan bahwa kunjungan itu dilakukan agar Jakarta tak menjadi kota yang terkucil di mata dunia.
DPRD DKI Jakarta bersiap terbang ke Belanda, China, dan Malaysia dalam rangka mempelajari program Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi tak mempermasalahkan kunjungan seharga Rp 1,8 miliar ini.
DPRD DKI berencana melakukan kunjungan kerja (kunker) ke 3 negara. Mereka berdalih mempelajari program Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, namun kepergian mereka dianggap pemborosan.
DPRD DKI akan melakukan kunjungan kerja ke Malaysia, China, dan Belanda terkait program unggulan Jokowi. Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai kunjungan itu tak perlu, namun tetap mempersilakannya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta berencana untuk melakukan kunjungan ke Belanda, China, dan Malaysia. Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI setuju terhadap rencana tersebut, namun tidak akan mengirimkan perwakilannya.
Kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD DKI ke luar negeri untuk mempelajari program Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), menelan biaya hingga Rp 1,8 miliar. Rencana tersebut pun dianggap sebagai bentuk pemborosan.
Di tengah gencarnya isu interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), ternyata DPRD DKI berencana untuk melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.
Rencana Kunjungan Kerja (Kunker) dan renovasi gedung DPRD Kabupaten Tuban yang menghabiskan dana puluhan miliar mendapat kecaman dari PMII.Sempat terjadi adu dorong antara mahasiswa yang berusaha menerobos masuk dan polisi.