Pemerintah diminta tidak menutup-nutupi hasil autopsi ulang jenazah tiga TKI asal NTB yang tewas. Hasil autopsi berguna untuk memutuskan tindakan pemerintah terhadap Malaysia.
Isi nota protes meminta pemerintah Malaysia melakukan penyelidikan terhadap kasus penembakan 3 TKI asal Lombok Timur, NTB, yang organ tubuhnya diduga dijual.
Polri beserta tim dokter forensik itu, nantinya akan menjelaskan hasil autopsi terkait benar tidaknya dugaan ”pencurian” sejumlah organ tubuh atas jasad ketiga TKI.
Tim Dokter Forensik Polda NTB merampungkan autopsi dua jasad dari tiga TKI yang tewas ditembak polisi Malaysia. Satu dari dua jasad TKI yang diautopsi atas nama Abdul Kadir Jaelani, diketahui tubuhnya penuh jahitan. Keluarga terpukul.
Polisi memulai proses autopsi jasad TKI asal Lombok Timur yang tewas ditembak polisi Malaysia dan diduga korban penjualan organ. Lebih dari seribu warga memadati area autopsi, ingin melihat dari dekat. Autopsi mendapat penjagaan ketat polisi.
Autopsi ulang terhadap jenazah TKI asal NTB yang ditembak mati di Malaysia akan dilaksanakan hari ini. Dua jenazah, yaitu Herman (34) dan Abdul Kadir Jaelani (25) akan diautopsi ulang pagi ini pukul 07.00 Wita.
Dua anggota polisi masing-masing Ek dan MK diduga membekingi penyelundupan imigran gelap dari NTB ke Australia. Dua oknum polisi itu ditangkap dan kini harus mendekam di tahanan Polres Lombok Timur.
Polda NTB akhirnya siap mengautopsi jasad 3 TKI asal Lombok Timur, NTB yang diduga menjadi korban penjualan organ tubuh. Autopsi dijadwalkan selama dua hari dan melibatkan enam dokter forensik.