detikFinance Ini Alasan RI Masih Impor Tembakau Tembakau RI menguasai 34% pangsa pasar dunia. Tapi saat ini masih ada tembakau yang diimpor Selasa, 01 Des 2015 11:07 WIB
detikFinance Dilema Tembakau, 'Emas Hijau' Penyumbang Penerimaan Negara Rp 116 T Tembakau merupakan komoditas strategis perkebunan penyumbang devisa cukup besar. Tapi dari sisi kesehatan, banyak orang meninggal karena rokok. Selasa, 01 Des 2015 11:00 WIB
detikNews Antara Kebun Amarilis di Yogya dan Kebun Tulip di Victoria Australia Iya, memang tidak apple to apple membandingkan dua kebun bunga itu. Namun, tak ada salahnya belajar dari yang sudah maju. Minggu, 29 Nov 2015 13:56 WIB
detikNews Kebun Bunga Fenomenal Rusak karena Pengunjung, Begini Kata Pemilik Taman bunga amaryllis di Gunungkidul menjadi heboh karena jadi perbincangan di media sosial. Banyak yang datang dan kebun rusak. Apa kata pemilik? Sabtu, 28 Nov 2015 18:57 WIB
detikFinance Ada Berapa Varietas Padi di RI, Ini Penjelasannya Masyarakat perlu mengetahui bahwa nama merek dagang beras yang beredar di pasar kerap kali bukan merupakan nama varietas padi tersebut Selasa, 24 Nov 2015 16:39 WIB
detikFinance Gagal Dapat PMN, RNI Kerja Keras Cari Utang Batalnya pencairan PMN pada APBN 2016 membuat PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mengalihkan pencarian modal ke berbagai pihak. Senin, 23 Nov 2015 07:24 WIB
detikNews Kemendesa, PDT dan Transmigrasi Gelar Forum Pelaksanaan Investasi di Kawasan Transmigrasi Dalam rangka meningkatkan investasi di kawasan transmigrasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal. Rabu, 18 Nov 2015 00:00 WIB
detikFinance Manfaatkan Limbah, Pabrik Olahan Nanas Punya Peternakan Sapi Limbah industri nanas bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak sapi. Sapi-sapi di PT Great Giant Live Stock (GGLS), Lampung Tengah. Kamis, 12 Nov 2015 15:58 WIB
detikFinance Potong Rantai Pasokan, Mentan Siapkan 1000 Toko Tani Mentan akan memotong rantai pasokan hasil pertanian. Ini dia caranya? Kamis, 05 Nov 2015 19:10 WIB
detikFinance Diminta Jokowi Segera Tender Proyek, Ini Langkah Mentan Mentan Amran Sulaiman menargetkan sebagian besar belanja modal dapat ditenderkan menjelang Januari 2016. Senin, 02 Nov 2015 20:00 WIB