Ternyata tidak mudah menemukan spesies baru. Namun perjuangan menemukan tikus air jenis baru yang dilakukan peneliti Indonesia bersama peneliti dari Australia dan Amerika Serikat berbuah manis.
Pagi ini, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota padat merayap. Selain karena merupakan awal pekan, terdapat pula beberapa titik kecelakaan.
Sebuah perusahaan pertanian Australia sedang merintis peternakan terbesar di dunia yang mampu menampung lebih dari 8,5 miliar lalat. Lalat itu dibudidayakan untuk dijadikan bahan pakan ternak yang penting bagi industri peternakan lainnya.
Lombok di Nusa Tenggara Barat tidak melulu soal Gili Trawanggan saja, tetapi masih banyak pantai-pantai menawan yang tak kalah dengan pantai di Bali. Salah satunya adalah Pantai Kuta yang juga ada di Lombok.
Serangga telah dipertimbangkan sebagai salah satu solusi masalah kelaparan dunia. Tapi bagaimana dengan belatung? Saat ini dua perusahaan dunia mengembangkan ide untuk menyelipkan larva tersebut dalam rantai makanan dengan mengubahnya menjadi pakan hewan.
Tiga sukarelawan berpartisipasi pengujian konsumsi larva untuk program luar angkasa Tiongkok. Bertempat di sebuah lab tertutup di Beijing, ketiganya menghabiskan sekitar tiga bulan untuk membuktikan larva bisa menjadi sumber protein para astronot.
Konferensi 'Serangga sebagai Pangan Dunia' telah digelar 14-17 Mei lalu. Lebih dari 450 peneliti dan delegasi dari lembaga internasional mengikuti acara yang digelar di Ede, Belanda, ini.