Pemerintah Rusia memanggil duta besar (dubes) Belgia untuk memprotes dugaan penggunaan senjata Belgia selama serangan mematikan dari Ukraina ke wilayah Rusia.
Sekelompok pemuda Korut menyumbangkan sejumlah peluncur roket untuk militer rezim komunis itu, untuk menunjukkan 'patriotisme kuat' yang mereka miliki.