Pangeran Charles dari Inggris dan istrinya, Camilla hari ini mengunjungi sebuah kamp pengungsi Suriah di Yordania. Kunjungan ini sebagai bagian dari lawatan ke Timur Tengah.
Semakin banyak anak-anak di Suriah yang direkrut oleh kelompok-kelompok bersenjata yang terlibat konflik di negara itu. Anak-anak digunakan sebagai kuli, pengawal, pemberi informasi dan tentara, dan dalam beberapa kasus perisai manusia.
PBB mengatakan memiliki bukti-bukti atas tentang pembunuhan massal dan penghancuran kawasan pemukiman di Suriah. PBB memperkirakan sejauh ini jumlah korban mencapai 70.000 jiwa.
Sebuah kelompok terkait jaringan Al-Qaeda, Islamic State of Iraq mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan 48 tentara Suriah dan 9 personel Irak beberapa hari lalu.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov kembali menegaskan bahwa Moskow tak akan mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mengundurkan diri. Ditegaskan bahwa hal itu merupakan keputusan rakyat Suriah.