Beragam respons diperlihatkan para pengguna medsos terkait virus corona. Namun disayangkan masih ada yang menjadikan situasi seperti ini sebagai bahan candaan
Beijing mengatakan pernyataan Paus Fransiskus tentang perlakuan yang dialami Uighur "tidak berdasar" dan menegaskan mereka menikmati "kemakmuran paling bagus".
AS memberikan sanksi pembekuan aset terhadap politisi di Xinjiang, yang dianggap bertanggung jawab atas pelanggaran HAM etnis Uighur. Begini respons China.
Warga Uighur yang mengasingkan diri mendesak Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menyelidiki China atas dugaan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Taliban mengatakan bahwa pemerintah China berjanji untuk tetap membuka kedutaan besarnya di Afghanistan, dan meningkatkan bantuan kemanusiaan ke negara itu.