Presiden Prabowo dan Presiden Brasil Lula da Silva melakukan pertemuan empat mata di Istana Negara. Dari pertemuan itu dihasilkan delapan nota kesepahaman.
Presiden Prabowo Subianto berencana memasukkan bahasa Portugis ke kurikulum sekolah di Indonesia, mengingat sejarah dan pengaruhnya dalam bahasa Indonesia.