Keunikan dim sum ini terletak pada kulitnya yang renyah gurih dan ringan karena dicampur dengan talas. Adonan ayam yang gurih kenyal menjadi paduan yang pas. Makin renyah jika disantap saat masih hangat.
Jenis dim sum panggang yang manis ini banyak disukai orang. Kulit luarnya renyah kering dan gurih, sementara isinya lembut legit. Agar aromanya tak anyir, makanlah saat masih hangat. Satu pasti tak cukup!
Siew mai merupakan dim sum terpopuler dan banyak versinya. Yang satu ini diisi daging ayam dan udang plus jamur shiitake. Rasanya gurih, kenyal, dan padat. Paling enak dinikmati hangat dengan cocolan saus cabai.
Minum teh dan menyantap dim sum umum dilakukan di pagi hari di HongKong. Kini yum cha dikenal luas di dunia. Di Resto ini Anda bisa menikmati yum cha di saat makan siang. Ada beberapa pilihan paket menu yang menarik untuk dicicipi.
Restoran Tien Chao di Gran Melia Hotel Jakarta kini menawarkan pengalaman bersantap baru. Mulai tanggal 1 September 2013, setiap Minggu siang, pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan hidangan yang dipesan.
Di beberapa negara mulai banyak restoran yang menyajikan menu halal. Termasuk China yang menyajikan hidangan halal otentik. Mulai dari buntut sapi rebus hingga babat sapi tumis. Kabarnya restoran ini mulai menarik perhatian wisatawan lokal.
Kalau suka dengan aneka hidangan jamur bisa mampir ke resto yang satu ini. Ada nasi tim ayam jamur yang dicetak dalam mangkok, disajikan mengepul panas bertopping cincangan ayam plus jamur. Tekstur nasi yang empuk makin enak disantap dengan kaldu.
Pasar tradisional adalah lokasi tepat untuk mendalami kultur sebuah kota. Tiap sudut pasar juga menarik untuk diabadikan dalam kamera dan media sosial. Berikut 5 pasar di dunia yang paling cocok di-upload ke Instagram.