CEO Colonial Pipeline, Joseph Blount Jr. mengatakan perusahaan membayar uang tebusan $ 5 juta atau sekitar Rp 71,5 miliar kepada pelaku serangan siber.
Kebocoran data kependudukan tidak bisa dianggap enteng. Pengelola data haruslah amanah, karena masyarakat rugi dua kali. Tak pegang data, tapi kena dampaknya.